Ragamseni rupa nusantara dan mancanegara Seni lukis Adalah salah satu cabang seni rupa yang berdimensi dua. Melukis adalah kegiatan membubuhkan cat (kental maupun cair) dia atas bidang yang datar Nilai nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. Seni patung Merupakan cabang karya seni rupa yang berdimensi CORAKSENI RUPA MANCANEGARA Corak seni rupa murni di Mancanegara diawali dari lukisan dan karya-karya patung orang-orang primitif yang menggambarkan tentang binatang dan manusia dalam bentuk sederhana. Berikutnya berkembang karya-karya yang bertemakan unsur keagamaan dan bercorak religius. Pada zaman Renaissance para seniman mulai Surrealismeadalah gaya/aliran seni rupa yang menggambarkannya melebih-lebihkan kenyataan, bahkan ada yang menyebutnya otomatisme psikis yang murni atau mimpi. Perupa mancanegara yang mempelopori gaya ini adalah Salvador Dali. Tokoh- tokohnya : 2. Aliran Ekspresionisme. Pada Aliran ekspresionisme gagasan dari seorang seniman menjadi tumpuan dasar penciptaan objek. Gagasan seniman biasanya dituangkan pada media lukis dengan tekanan-tekanan ujung kuas yang kuat, warna yang sesuai dengan kondisi keinginan seniman ketika itu. Objek yang ditangkap kadang tidak mirip Inilahaliran seni rupa murni mancanegara Bertema cerita lingkungan istana yang cenderung dilebih-lebihkan. Aliran Seni Rupa Murni Mancanegara. Aliran Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara. Pelajari juga seni dan aliran seni rupa murni mancanegara Seni modern di Indonesia mulai berkembang pada masa penjajahan Belanda awal abad ke-19. Salahseorang pelukis mancanegara yang merupakan pelopor lukisan aliran. Menurut bentuknya seni rupa terbagi menjadi. Seni Rupa Murni Di Indonesia Banyak Dijumpai Melalui Karya Seni Budaya Yang Ada Di Dalam Adat Masyarakatnya. Affandi adalah seorang maestro lukisan dari indonesia dalam aliran. Menurut bentuknya seni rupa terbagi menjadi. Fxtt3c. Perkembangan Seni Rupa Murni Mancanegara di Luar Asia Perkembangan seni rupa murni mancanegara di luar Asia berawal dari seni rupa Timur purba hingga sejarah seni rupa Eropa modem. Seni rupa Timur purba dapat dilihat melalui perkembangan seni rupa di Mesir. Kurun waktu perkembangannya dapat diuraikan secara kronologis, yaitu dimulai dari sejarah seni rupa Mesir, seni rupa Eropa Klasik, seni rupa Renaissance, seni rupa Barok dan Rokoko, hingga seni rupa zaman modern. Seni rupa Mesir Mesir merupakan bangsa yang mempunyai pening galan kebudayaan tertua di dunia sejak 3400 SM. Bentuk karya-karya seni rupa bangsa Mesir berupa seni bangunan, seni patung, relief, seni lukis, dan seni kriya. Seni bangunan Mesir terdiri atas bangunan piramida, mastaba, dan candi. Piramida dan mastaba merupakan bangunan yangberfungsi untuk menyimpan mumi, sedangkan candi berfungsi sebagai tempat pemujaan. Seni patung Mesir terbuat dari batu granit yang merupakan penggambaran dari Ramses, Chefren, Achnaton, Amenhotep, dan Spinx. Relief dan seni lukis Mesir banyak ditemukan pada dinding-dinding kuburan dan peti mati. Peninggalan lainnya berupa benda-benda kriya, seperti tembikar, perhiasan, dan mahkota. Seni rupa Eropa Klasik Perkembangan seni rupa di Eropa diawali dari seni rupa Yunani, Romawi, Helenis, hingga abad pertengahan. Peninggalan-peninggalannya berupa seni bangunan, patung, relief, seni lukis, dan seni kriya. a. Seni Rupa Yunani Karya seni rupa yang berkembang di Yunani, antara lain seni bangunan dan seni kriya. Seni bangunan Yunani kebanyakan berbentuk istana serta bangunan megah lainnya. Seni lukis Yunani bercorak dekoratif dengan objek alam. Seni patungnya terbuat dari batu pualam dan kayu. b. Seni Rupa Romawi Karya seni rupa yang dihasilkan di Romawi, antara lain seni bangunan, seni relief, seni lukis, dan seni kriya. Seni bangunan Romawi, di antaranya berupa tempat pertunjukan dan tugu. Peninggalan seni kriyanya berupa bejana, vas bunga, dan kerajinan logam. Seni lukis Romawi adalah hasil gabungan seni lukis Mesir dan Yunani yang dibuat dengan teknik mozaik. Seni patungnya merupakan peniruan gaya Yunani dan seni reliefnya kebanyakan bertema sejarah. c. Seni Rupa Hellenis Pada zaman Hellenisme 336-323 SM terjadilah akulturasi kebudayaan antara Yunani, Mesir, dan Persia. Perpaduan kebudayaan ini melahir-kan kebudayaan Hellenis yang berpusat di Kota Pergamon dan Rhodos. Corak patung potret gaya Hellenis pada dasarnya bersifat realis. d. Seni Rupa abad Pertengahan Sejak bersatunya kembali daerah bekas kekuasaan Kekaisaran Romawi Barat pada abad ke-5, dominasi kekuasaan gereja Nasrani telah membuat ilmu pengetahuan dan kesenian dimanfaatkan untuk kepentingan religi. Pada masa ini, kreativitas para seniman tidak berkembang. Seni rupa zaman Renaissance Zaman Renaissance merupakan peralihan antara abad partengahan ke abad modem, yang berlangsung pada akhir abad ke-15 hingga ke-16. Pada zaman ini, seni rupa sastra, dan musik berkembang pesat. Ilmu pengetahuan dan seni pada saat itu mulai dikembangkan oleh tokoh-tokoh besar, di antaranya Leonardo da Vinci, Michelangelo Buonarroti, dan Galileo Galilei. Seni rupa Barok dan Rokoko Setelah zaman Renaissance, muncullah gaya seni rupa Barok pada abad ke-16 dan Rokoko pada abad ke-17. Ciri-ciri seni rupa zaman Barok, antara lain bersifat dimartis. heroik, serta kaya cahaya dan warna. Gaya seni rupa Rokoko menghasilkan seni lukis, seni hias, dan seni pahat. Seni rupa zaman modern Setelah terjadi revolusi industri di Inggris dan Perancis, dampak kemajuan di bidang teknologi menimbulkan kepincangan-kepincangan sosial, politik, dan ekonomi. Akibatnya banyak seniman yang mulai melakukan pem-berontakan di bidang seni, yang ditandai dengan timbuLnya berbagai macam aliran dalam seni rupa. Berbagai macam aliran tersebut, di antaranya sebagai berikut. a. Aliran klasikisme dan aliran neo klasikisme Aliran klasikisme lebih banyak menjurus ke seni bangunan dan seni hias, akibat pengaruh dari gaya seni Yunani dan Romawi. Sedangkan aliran neo klasikisme merupakan kelanjutan dari aliran klasikisme dengan gaya yang lebih bebas. b. Aliran romantisme, realisme, dan naturalisme Ciri dari lukisan romantisme adalah menampilkan adegan yang dramatis. Tahap berikutnya muncul aliran realisme sebagai reaksi atas aliran romantisme yang penuh ilusi. Seniman realis ini menghendaki penciptaan karya seni rupa sesuai aslinya. Lukisan realis serupa dengan naturalis, hanya saja lukisan aliran naturalis lebih banyak mengambil objek keindahan alam. Tokoh tersohor dari aliran naturalis-realis ialah Leonardo Da Vinci dan Rembrandt. c. Aliran impresionisme dan aliran neo-impresionisme Para pelukis aliran impresionisme lebih mengutamakan kesan pencahayaan yang dibuat secara spontan dan singkat. Selanjutnya muncul gaya neo-impresionisme sebagai protes terhadap gaya impresionis yang melukis pencahayaan apa adanya. d. Aliran ekspresionisme, surealisme, dan abstraksisme Aliran ekspresionisme berusaha mengedepankan ekspresi jiwa, perasaan, dan emosi. Sedangkan aliran surealisme menggambarkan keadaan alam bawah sadar dan fantasi. Aliran abstrak memiliki ciri mem-bebaskan diri dari bentuk-bentuk figuratif nyata, dan lebih mengutamakan komposisi vvarna, garis, bidang, atau unsur-unsur lainnya. e. Aliran pop art dan aliran seni kontemporer Pop art adalah salah satu aliran seni modem abad ke-20. Aliran ini menentang aliran seni abstrak, ekspresionisme, dan surealisme yang sulit dimengerti. Kemajuan teknologi mengakibatkan seni mpa konvensional seni lukis, patung, arsitektur bergeser ke arah seni mesin machinal art. Pelaku seni kontemporer tidak lagi terikat aturan-aturan seni lama. Mereka bebas berekspresi menciptakan gaya, media, dan teknik berkarya seni baru. Aliran-aliran seni lukis lainnya masih banyak, antara lain aliran vauvisme, kontruksinisme, kubisme, dadaisme, purisme, elementarisme, futurisme, pointilisme, esensialisme, dan lain-lain. Seni adalah suatu hasil yang memiliki nilai estetika terhadap imajinasi maupun ekspresi yang diungkapkan oleh seseorang. Seni rupa juga menjadi bagian salah satu cabang seni yang bisa dilihat, dirasakan dan dihayati. Perpaduan titik, garis, bentuk, bidang, volume, bentuk, tekstur, warna bahkan efek pencahayaan diolah sedemikian rupa agar menjadi contoh karya seni rupa yang bernilai di mata masyarakat. Pada hakikatnya seni rupa dapat terbagi dalam beberapa macam, jika ditinjau berdasarkan dari sudut pandangnya. Semisal seni rupa tiga dimensi dan seni rupa dimensi. Lantas, jika ditinjau kembali berdasarkan manfaatnya, maka seni rupa terbagi menjadi dua macam. Yaitu seni rupa terapan dan seni rupa murni. Nah, dalam artikel ini kami akan membahas tentang seni rupa murni secara lengkap. Mulai dari pengertian, sejarah dan contoh karya seni rupa murni nusantara hingga mancanegara. Image Source Pengertian seni rupa murni adalah suatu cabang seni rupa yang diciptakan atau dibuat tanpa harus memperhatikan fungsinya, melainkan hanya bisa dinikmati keindahannya saja. Sejarah Seni Rupa Murni Image Source Perkembangan seni rupa modern di Indonesia ditandai dengan banyaknya dominasi seni lukis diantara para seniman. Seorang seniman profesional dari Semarang, Raden Saleh Syarief Bustaman saat itu menjadi perintis dari adanya seni lukis modern tersebut. Beliau memperoleh bimbingan langsung dari seorang seniman asal Belgia, AA Payen dalam mempelajari teknik melukis modern yang lagi tren kala itu. Singkat cerita, Raden Saleh memutuskan untuk berkelana di beberapa negara benua Eropa, seperti Belanda, Jerman dan Prancis. Kemudian berlanjut ke Australia sampai ke negara tanah air tercinta yakni Indonesia. Contoh Karya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Berikut ini beberapa contoh karya seni rupa murni yang tersebar di beberapa daerah, baik dari Nusantara bahkan sampai mancanegara. 1. Kaligrafi Image Source Karena asalnya berasal dari Arab, maka tak heran jika kaligrafi harus menggunakan tulisan arab di setiap penciptaannya. Kaligrafi umumnya dituangkan dalam sebuah kertas, baik itu kertas lukis maupun kertas warna biasa. Bahkan ada yang sampai mengukir dengan media kayu dan batu. Di beberapa pesantren Indonesia, kaligrafi telah menjadi bagian tersendiri bagi santri-santri yang ingin bergelut di dunia kesenian. Tak heran jika kini seni kaligrafi sudah banyak diperjual belikan dalam bentuk frame atau pigora sebagai hiasan rumah. 2. Lukisan Image Source Lukisan merupakan salah satu seni rupa murni yang telah ada sejak berabad-abad silam. Saat ini seni lukis telah berkembang dan terbagi ke dalam beberapa aliran, yaitu realisme, dekoratif, impresionisme dan ekspresionisme. Agar hasilnya bagus dan bernilai estetika, kelengkapan alat lukis sangatlah dibutuhkan seperti kanvas, cat air, pensil, cat akrilik, kuas besar dan kecil. Hasil karya seni rupa murni ini bisa memiliki nilai jual tinggi apabila nilai estetika juga telah diakui oleh para seniman-seniman profesional. 3. Patung Image Source Patung merupakan wujud visual dari makhluk hidup, baik itu hewan maupun manusia yang dibentuk dalam media tiga dimensi. Biasanya patung digunakan untuk mengenang jasa seseorang agar diingat selalu oleh masyarakat luas. Misal, seperti patung Bung Tomo di Surabaya untuk mengenang jasa beliau dalam mengusir penjajah. Adapun patung yang juga digunakan untuk umat-umat beragama lainnya, seperti patung Garuda Wisnu Kencana di Bali. 4. Gantungan Kunci Tak dapat dipungkiri jika benda mungil yang satu ini menjadi salah satu contoh seni rupa murni modern dalam kehidupan kita. Ya, gantungan kunci kini telah diproduksi dengan berbagai bentuk dan warna. Biasanya gantungan kunci dijadikan oleh di beberapa kota wisata tertentu, seperti di Bali, Lombok dan Batu. Tak jarang pembeli pun dapat membuat gantungan kunci sesuai pesanan kepada pengrajin. Hal ini menunjukkan bahwasanya gantungan kunci merupakan karya seni rupa murni yang menjadi favorit masyarakat luas. 5. Relief Image Source Hampir mirip dengan contoh seni rupa murni di atas, yaitu patung. Relief juga bisa dilihat dalam bentuk tiga dimensi atau biasa disebut dengan trimata. Umumnya relief terdapat pada candi dan tugu. Dahulu para seniman menggunakan dinding sebagai media memahat mereka dalam menceritakan sebuah kisah masa lalu. Itulah sebabnya relief merupakan seni rupa murni yang juga memiliki nilai sejarah tinggi. 6. Ukiran Image Source Menurut Wikipedia, ukiran adalah aktivitas olah permukaan pada objek tiga dimensi dengan membuat tinggi permukaan berbeda, sehingga akan menghasilkan gambaran tertentu. Seringkali mengukir dikaitkan dengan aktivitas memahat. Meskipun begitu, kedua aktivitas tersebut tetaplah dianggap berbeda. Ini dikarenakan memahat lebih ditujukan untuk menghasilkan benda tiga dimensi lainnya, yakni patung. Seni rupa murni ini terbagi ke dalam beberapa jenis Ukiran es atau patung es Ukiran Kayu Ukiran Gading Ukiran Tulang Ukiran Kayu 7. Kerajinan Keramik Image Source Kerajinan keramik ialah seni rupa murni yang memanfaatkan tanah liat sebagai bahan bakunya. Kemudian diproses dengan cara dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir. Bisa dibilang jika kerajinan keramik ini masuk dalam seni rupa murni sekaligus seni rupa terapan. Contoh seni rupa murni dari kerajinan keramik yaitu guci. Sedangkan contoh seni rupa terapan dari kerajinan keramik yaitu lantai keramik. 8. Topeng Image Source Dalam kesenian daerah, topeng biasanya digunakan untuk memperjelas watak dalam mengiringi musik atau ritual kesenian daerah. Ada pun penggunaan topeng ini dilibatkan dalam acara agama, Misal agama Hindu. Bentuk topeng sangatlah beragam, tak lain ini disebabkan oleh perilaku adaptif manusia yang ingin membuat imitasi pada beberapa objek. Seperti gambaran binatang pada bentuk atraksi perburuan dan lain sebagainya. 9. Desain Grafis/Logo Adanya desain grafis atau logo dalam kehidupan manusia sejatinya tidaklah lepas dari adanya perkembangan seni rupa murni. Desain grafis menggunakan beberapa elemen visual, berupa bentuk tulisan, gambar dan lain sebagainya. Sehingga proses komunikasi dalam menciptakan persepsi suatu pesan dapat disampaikan secara tersirat. Saat ini seni desain grafis menjadi tren tersendiri di kalangan anak muda. Banyak diantara mereka yang menghasilkan pundi-pundi dollar dengan mengikuti kontes desain grafis tingkat nasional. 10. Fotografi Image Source Selain desain grafis, fotografi juga tak kalah digandrungi oleh anak-anak muda masa kini. Hal ini ditunjang pula dengan harga kamera yang begitu murah dan fiturnya pun sudah lengkap. Sosial media sangat berkontribusi besar dalam menciptakan tren fotografi. Salah satunya adalah Instagram. Berdiri pada tahun 2010, kini sosial media tersebut sukses meraup jutaan pengguna aktif dengan mengalahkan pesaing ketatnya, Facebook. Demikian penjelasan kami mengenai Seni Rupa Murni. Semoga bermanfaat dan terimakasih. Originally posted 2020-12-29 003637. Aliran Seni Rupa Nusantara dan Macanegara Beserta Contoh KaryanyaSesuai dengan judul atau temanya, kita akan mencoba mengurai ke 14 jenis aliran seni rupa tersebut beserta contoh harapan agar kita dapat semakin menambah referensi tentang seni rupa sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan kita terhadap seni rupa itu artikel sebelumnya telah kita bahan mengenai jenis – jenis tema seni rupa lengkap dengan contoh kali ini merupakan kelanjutan yang wajib dibawa baik baik agar kita lebih mengerti lagi tentang apa hubungan antara tema dan aliran dalam berkarya seni jelasnya mari kita simak uraian singkat berikut Jenis – Jenis Aliran Seni Rupa Nusantara dan yang terjadi antara perkembangan manusia dengan reaksi kemapanan memicu lahirnya gaya atau aliran dalam seni gaya atau aliran dalam seni rupa tersebut muncul hanya sebagai sebab dan terkadang berawal dari adanya pertentangan, kejenuhan terhadap gaya atau aliran yang atau aliran ini banyak tercatat dari dunia luar atau mancanegara terutama dari Eropa dan Amerika,Yang kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia tak terkecuali aliran seni rupa ini banyak nampak pada karya – karya seni rupa seperti seni patung, seni kriya dan yang paling banyak dari semua itu terdapat pada seni juga Penciptaan Seni Rupa MurniBerikut uraian dari beberapa aliran tesebutAliran Romantisme-Klasik Karya Raden Saleh8. Aliran masa puncak imperialisme dan kolonialisme di abad XIX, industrialisme pun ikut juga nampak dalam seni yang melahirkan aliran romantisme dimana temanya berusaha memunculkan atau mengungkap kisah – kisah dramatis kepahlawanan yang beberapa senian perupa yang cukup terkenal diantarnya adalahDelacroix dari Prancis,William Blake dari Inggris, danRaden saleh dari terkenal bernama La Marseilaisse yang di buat oleh Rude merupakan salah satu karya seni rupa 3 dimensi yang beraliran romantisme yang menghiasi kota juga Proses Kreatif Seni Rupa 2 Dimensi9. Aliran aliran realisme ini merupakan bentuk ketidak setujuannya terhadap keadaan tanpa realitas dengan anggapan bahwa karya adalah catatan zaman’ atau karya adalah sejarah bagi zamannya’.Maka dari itu, oleh perupa yang beraliran realisme ini menganggap bahwa penyimpangan terhadap realitas merupakan pengelabuan terhadap sejaah senian perupa realis lebih memilih banyak berkarya di sanggar dengan tema perilaku kehidupan manusia pada masa para tokoh penganut aliran realisme tersebut adalahGustava Coubert, 1819 – 1877Gustava Coubert, 1819 – 1877,Dan di Indonesia yaitu, Hendra, Abdullah, Basuki Abdullah, Rustamaji dan juga Pamerna Seni Rupa10. Aliran karya realisme dan karya naturalisme cukup sulit untuk dibedakan, karena keduanya sama – sama menggambarkan kehidupan nyata atau saja, aliran Realisme bertolak pada perilaku kehidupan manusia, sedangkan Naturalisme lebih menekankan pada kenyataan yagn didapatkan oleh indera penglihatan atau mata ketika berkarya seni lukis dengan aliran naturalisme ini, ada beberapa perupa yang cukup terkenal seperti;Theodora Rouseau,Julis Dupre,Charles Prancois daubighy, Camillet, Naturalisme, atau para seniman perupa mancanegara tersebut diatas tergabung dalam satu kelompok yang bernama β€œ BARBIZON”.Sedangkan di Indonesia sendiri terdiri dari;Abdi Suriasubroto, danWahdi juga Seni Rupa 3 Dimensi11. Aliran pada aliran Realisme cenderung para seniman lukisannya melukis di sanggar, tentu hal tersebut bisa saja membuat suatu atas inisiatif dari kelompk β€œBARBIZON” ini pula, mereka mulai melukis di alam bebas atau alam saja jika melukis di alam terbuka diperlukan kecepatan menangkap bentuk melalui mata dengan bantuan pantulan jika bekerja dengan cara cepat maka tentunya tidak akan dapat menghasilkan yang juga yang mengatakan bahwa aliran ini juga merupakan aliran Realisme Cahaya β€œlight Painting”, dengan tokohnya adalahClaude monet,Pierre Auguste Renior,Eduoard Manet,Maquet, danAdgar di Indonesia sendiri seniman lukis yang beraliran ini adalahKoempoel Sujatno,Aliran Impresionesme, karya-"Koempoel Sujatno"Koentjaraningrat, juga Ruang Lingkup Seni Lukis12. Aliran ini tidak begitu lama bertahan kurang lebih hanya berkisar 5 tahunan, namun telah membuat banyak sensasi yang luar tersebut mungkin disebabkan karena pengaruh kebebasan yang di eluh – eluhkan pada awal abad ke aliran fauvisme sebaai kelompok aliran seni merupakan suatu pertanda munculnya dinamika baru dalam seni rupa yang ditandai dengan peralihan nilai – nilai yang baru para pelukis Fauvisme ini, aktifitasnya didasari oleh cintanya terhadap seni melukis tanpa pamrih. Mereka tidak menuntut suatu pengertian apa – apa kepada publik, bahkan hingga berani menampilkan warna – warna yang mencolok pada kelompok aliran Fauvisme ini terdiri dariHenri matisse,Andre Derain,Maurice de Vlaminck,George Rousult,Kees Van Dongen, Roul Dufy dan Indonesia sendiri aliran ini digeluti oleh beberapa orang seniman pula diantarnyaSudjono Abdullah,Trisno Sumardjo,Aliran Fauvisme oleh "Trisno Sumardjo"Hendra Gunawan, Basuki Resobowo, dan juga Tujuan dari Karya Seni Lukis13. Aliran karya – karya ekspresionisme ini merupakan pengungkapan luapan kebebasannya nampak distorsi bentuk – betuk dan warna untuk melahirkan luapan emosi para penganut seni rupa ekpresionisme ini memiliki konsep tentang kebebasan distorsi bentuk dan karya – karya lukis dalam aliran ini juga memiliki luapan emosi dan olahan pengalaman hidupanya yang tidak didasarkan pada panca indera, namun dengan kejiwaan tokoh – tokoh seni rupa ekspresionisme ini diantaranya adalahVincent Van Gogh,Paul Gauguin,Dan kelompok seniman Der Blaue Raiter dengan tokoh Franzz Marc dan Wassily Indonesia ada seniman perupa sepertiAffandi danPopo Ekspresinisme, oleh "Paul Gauguin"14. Aliran karya aliran kubisme, bentuk - bentuk formal yang terlihat di alam cenderung diabaikan, objek gambar ditangkap secara asensial,Baca juga Pengertian Seni Lukisyang kemudian diungkapkan dalam suatu karya dengan bentuk – bentuk yang melihat perwujudan karya kubisme ini, terdapat atau ada dua jenis teknik, yaitua. Kubisme - Analitik, Yaitu tampak objek gambar terpecah menjadi bentuk – bentuk geometriks, danb. Kubisme - Sintetik, Yaitu tampak bentuk objek menjadi bentuk aliran ini, lahir para seniman perupa yang terkenal diantaranya adalah sebagai Cazane,1907, kemudian lahir pula pelukis,Georges Brague, Prancis dan Pablo Picasso, Spanyol yang menjadi tokoh dari aliran pula tokoh lainnya sepeti, Juan Gris,Firnand Leger dan Kubisme oleh "Pablo Picasso"Sedangkan di Indonesia, meskipun aliran ini tidak begitu dicitrakan, namun cukup memengaruhi khasanah seni perupa yang menganut aliran ini yaitu, Ipe ma’ruf,Kaboel suadi,Januari dan juga Unsur Visual dalam Karya Seni Lukis15. Aliran Delaunay bisa dikatakan sebagai pencipta karya seni rupa dengan aliran Orphisme yang pertama pada tahun – karya dengan aliran orphisme ini cenderung mengaburkan objek dengan tujuan mempertajam dan menegaskan warna – warna dalam karya karya ini nonobjektif atau komposisinya tidak memiliki motif, namun terdiri dari pola – pola warna – tokoh aliran orphisme di mancanegara terutama di Eropa yang terkenal seperti;Robert Delaunay, Fran Kupka, danTerk Sonia di Indonesia sendiri, yaitu But Mukhtar,Umi Dahlan,Salim dan Orphisme oleh "Umi Dahlan"16. Aliran Futurisme yang muncul di Itali dalam penampakan karya seni rupanya lebih menonjolkan kesan gerak dinamis, misalnya pengulangan benttuk atau warna – juga Unsur Ruang/Tekstur Seni LukisHal tersebut terinspirasi dari kehidupan yang dinamis dan serba cepat dari modernisasi teknologi atau tampak tekontrol secara baik seingga terkesan gerak maju atau gerak aliran ini, tokoh yang terkenal adalah;Giancomo Bella,Umberto Bocciani,Luigi Russolo,Guino Serverini dan seniman Indonesia yang terjun dalam aliran ini, yaitu;Nyoman Nuarta, pematung danNyoman Gunarsa, pelukis.Aliran Futurisme oleh "Giancomo Bella"17. Aliran seni rupa Surialisme lahir pada tahun 1924 di Paris yang dicanangkan oleh seorang Sastrawan sekaligus Seniman,yang dipengaruhi oleh pemikiran Freud tentang alam pikiran metafisis manusia, yaitu alam sadar dan tidak sadar penggambaran tentang sesuatu yang asing, aneh, sepi, aau misteri.Sesuatu yang dialami telah berlalu kadang muncul kembali di dalam ingatan atau alam aliran Surialisme, penggambarannya berada antara dunia nyata dan tidak nyata, keadaan ini terkadang terasa berada dialam mimpi dan menurut bentuknya, aliran Surialisme ini dapat dibagi menjadi duam jenis, yaitu1. Surialisme fotografi,Yaitu panggambaran yang realistis namun ada ketidakwajaran. Aliran ini digeluti para seniman perupa diantaranya adalah;Salvador Dali, Spanyol,Y. Ves Tangguy, Perancis,Odilon Redon, Perancis,Mark Chagall, Rusia, dan Max Errnst, Surialisme Amorphic, Yang penggambarannya menyerupai bentuk karya abstrak tanpa didikte alam pikirannya, dan penganut aliran ini adalah;Joan Miro, Spanyol 1933, danAndre Masson, Surialisme oleh "Salvador Dali"18. Aliran aliran Dadaisme memberikan kejutan atau sensasi baru dalam dunia seni adalah ketiadaan batas dari bentuk dari seni itu sendiri. Bahkan Marcel Duchamp apa saja bisa menjadi seni. Namun ada yang menilai bahwa aliran ini seolah menampakkan kesan kekurangan ide atau gagasan dalam menirukan lukisan monalisa yang dibubuhi kumis, kelopak mata yang robek, kancing – kancing yang copot dan lain seniman terkenal yang menganut aliran ini adalah;Marchel Duchamp, Amerika,Man Day, Amerika,Hans Rickter, Jerman,Triztan Tzara, Rusia, Hans Arp, Prancis,Max Ernst, Jerman,Asmodjo, Indonesia dan Dadaisme oleh "Asmodjo"19. Aliran Abstrak-EkpresionismeAliran abstrak-ekpresionisme dalam seni rupa adalah penggambaran dengan tidak menampilkan objek atau terbebas dari bayangan bentuk – betuk ini cenderung menampilkan garis dan warna, sehingga pada penampakannya menganut dua jenis paham, yaitu Abstrak-Objektifisme dan Abstrak Abstrak – objektifisme, Penggambarannya mengambil unsur atau bagian dari suatu objek masih nampak ada bentuk, juga sering disebut faham pada aliran ini diantarnya adalah;Willem De Kooning,Arshille Gorky,Hans Hofmann,Karel Appel, dan Philip Abstrak non-objektifisme, Yaitu penggambaran karya tanpa bentuk alam, yang didalamnya terdapat, a. Abstrak Geometrik dengan tokohnya, Piet Mondrian,Franz Kline,Robert Motherwell, Kasmir Malevich, Theo Van Doesburg, dan lainnyaAliran Abstrak oleh "Theo Van Doesburg"b. Abstrak non-geometrik dengan tokohnya, Wassily Kandinsky danJackson Aliran Pop Pop Art pada titik perkembangannya di Amerika Serikat tahun 1955 dan biasa disebut dengan popular image ’.Aliran Pop Art tidak memiliki gaya tertentu, pemicu kreasinya adalah gaya hidup di kota yang muncul ketidak karya – karya Pop Art oleh senimannya memanfaatkan barang – barang bekas, seperti botol kecap, sepatu atau barang – barang ronsokan lainnya dengan pandangan untuk masa kini dan yang akan seniman dengan aliran Pop Art ini diantaranya adalah;Tom Wasselman dengan lukisan kamar mandi dan kakus,Robert Rouscherberg, dengan cat jam bekas, plastik kain dan metal,Gerge segall, dengan Patung Rock dan Roll dari bahan gibs,Yoshep Beni S, dengan bekas cat yang dipagar,James Rosenquis, dengan cat ala gaya Pop Art oleh "James Rosenquis"21. Aliran Kinetik dan Optik Kinetik kinetik pertama kali digunakan pada tahun 1950 setelah seniman mengeksplorasikan gerak dalam Kinetik Art, artinya seni gerak, merupakan aliran yang melibatkan unsur gerak dan efek – efek gerak pada seni rupa ini, yakni dimunculkan melalui konstruksi dari tenaga mesin/alam pada karya;Membuat karya untuk mengelabui penglihatan yang seolah – olah bergerak;Memanfaatkan cahaya dan posisi berubah – ubah pada karya dan memanfaatkan pantulan/bayangan cahaya dari penonton/ perupa yang terkenal dengan aliran Kinatik Art ini diantaranya adalah;Naum Gabo,Alexander Calder,George reckey, Pol bury,Prancios Moralet, Julio Le Parc dan Optik Indonesia aliran ini disebut sebagai aliran Optik Art Op Art di mancanegara.Istilah Optical juga disebut ratinal penglihatan dan prinsip inilah yang diterapkan dalam ini bercirikan pengulangan bentuk geometris atau garis – garis yang teratur, rapi dan menerapkan fungsi jalur atau pola paralel bidan gsegi empat, lingkaran atau kemungkinan lainnya dengan secermat – cermatnya agar dapat mengecoh mata untuk nampak efek – efek ruang optik;Atau terkadang memberi kesan tampak muncul atau mungkin ada kedalaman sampai terkesan jauh seni optik ini didasari dari kegiatan eksperimen oleh Maholy Nagy dan Yosef Alber di Bauhaus jerman. Yang kemudian seni ini berkembang melalui teori – teorinya tentang seni optik. Perkembangan selanjudnya yang dikenal secara luas di tahun 1960-an, yang diawali dengan Pameran β€œ The Responsive Eye” yang diselenggarakan di New York seniman yang terkenal dengan aliran Optik Art ini diantaranya adalah;Victor Vasalery,Aliran Optik Art oleh "Victor Vasalery"Gunther Uecker,Bridger Riley, Richard Anuszkeiwicz, Larry Pons, dan Berikut ini akan kita uraikan Rangkuman atau kesimpulan dari semua penjelasan diatas termasuk juga pada artikel sebelumnya yang membahas tentang Tema Seni rupa Nusantara dan Mancanegara adalah sebagai seni rupa menurut temanya dapat dibedakan menurut bentuk tema karya seni rupa, yaitu tema klasik-romantik, tema politik, historik, budaya, sosial kemasyarakatan, lingkungan dan tema karya seni rupa menurut alirannya muncul atas paham kecenderungan dalam berkarya senimannya, yang dilatari oleh perubahan peradaban manusia dengan diawali dari aliran seni rupa, yaitu aliran romantisme, realisme, naturalisme, impresionanisme, fauvisme, ekspresionisme, Orphisme, abstrak dan terasa kita sudah tiba di penghujung dari penjelasan terlengkap dari Tema dan Gaya/Aliran seni Rupa Nusantara dan Mancanegara ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua serta dapat semakin menambah kecintaan serta apresiasi kita terhadap dunia seni terutama pada dujnia seni rupa ini. Terimakasih. Sumber Kemdikbud-RI,2005 A. Konsep karya seni rupa murni nusantara dan mancanegara Karya seni rupa murni sering disebut seni bebas Free art . Artinya pencipta bebas mengekspresikan isi hati atau ide dan salah satunya adalah lukisan. Seni Lukis merupakan karya seni dua dimensi dwimatra dan bahasa ungkapan dari pengalaman artistik maupun idiologis yang menggunakan warna dan garis guna mengungkapkan perasaan . Lukisan di Indonesia sudah terkenal sejak zaman prasejarah , dan biasanya mengambil tema bison, sapi hutan Dibidang serni patung ada nyoman djokot, But Muchtar , Rita widagdo , G Sidharta dan Dewa Made. Perupa seni grafis Contohnya Abdul Salam , Widayat , I Made Saryana. Dimancanegara terdapat pelukis ternama seperti vincent van gogh, Rembrant van Rajjn dari ternama seperti michelangelo dari Italia. Dari berbagai jenis karya seni rupa murni nusantara dan berbagai negara masing-masing memiliki karakteristik atau ciri khas sendiri- sendiri. Adapun yang membedakan karya seni rupa nusantara dan mancanegara adalah nilai-nilai seni rupa nusantara adalah gagasan manusia yang berisi nilai-nilai budaya yang diekspresikan melalui pola kelakuan tertentu dengan media titik, garis , bidang, watrna tekstur dan gelap terang. Karya seni rupa murni adalahseni rupa murni yang berisi nilai-nilai budaya dari beragam daerah di nusantara. Sedangkan karya seni rupa mancanegara adalah seni rupa murni yang berisi nilai-nilai budaya tiap-tiap negara tempat perupa berasal. B. Ragam Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Ragam seni rupa murni nusantara dan mancanegara adalah Seni Lukis Pada semester lalu dikatakan bahwa seni lukis adalah karya seni dua dimensi. 2. Seni Patung Seni Patung merupakan cabang karya seni rupa murni tiga dimensi. Membuat patung berarti membuat benda tiga dimensi dengan bahan, alat dan teknik tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah 3. Seni Grafis Seni grafis merupakan cabang dari karya seni rupa murni dua dimensi. Karya seni grafis sama dengan seni lukis, namun dari segi teknik pembuatannya memiliki perbedaan. Seni Grafis dibuat dengan teknik cetak tinggi, cetak dalam, cetak saring dan cetak cahaya. Pada dasarnya teknik cetak di dasarkan pada permukaan acuan cetak. Teknik itu dikatakan tinggi karena permukaan acuan yang tertinggilah yang akan menampung tinta. C. Gaya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Secara garis besar gaya karya seni rupa murni dapat dibedakan menjadi 1. Tradisional Adalah gaya karya seni rupa nusantara dan mancanegara yang bersifat klasik dan primitif. Gaya Tradisional ada dua macam yaitu 1 Primitif adalah sesuatu yang paling sederhana . Contohnya Lukisan aborigin , Lukian gua leang-leang , Topeng bergaya Afrika, bison 1 Klasik adalah kuno atau zaman dahulu kala, zaman pengaruh masuknya Hindu-Budha. Contohnya Lukisan pada guci yunani, Patung mesir 2. Modern Adalah karya seni rupa yang telah mengalami kemajuan , perubahan dan pembaharuan . Secara Modernisasi gaya seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga yaitu 1 Gaya Refresentatif Adalah nyata yang sesuai dengan keadaan / alam sesungguhnya. Gaya refresentatif ada beberapa diantaranya 1 Gaya Romantisme Yaitu berasal dari kata ROMAN = Cerita , ISME = aliran / gaya . jadi romantisme adalah aliran seni rupa yang menggambarkan cerita kehidupan manusia / binatang. Tokohnya Mancanegara Fransisko goya spanyol , Turner Inggris , Rubens Belanda 2 Gaya Naturalis Istilah naturalis berasal dari kata Nature atau natural yang berarti alam, dan Isme yang berarti gaya / aliran. Jadi Naturalisme adalah gaya yang menggambarkan keadaan secara alami / sesuai dengan aslinya. Tokoh nusantara Basuki abdullah , Wakidi , mas Pringadi . Tokoh Mancanegara Rubens claude , Turner . 3 Gaya Realisme Berasal dari kat REAL = Nyata, ISME = Gaya atau aliran seni rupa yang menggambarkan / melukiskan segala sesuatu yang pernah terjadi. Tokoh nusantara Trubus , Wardoyo, Dullah, Tarmiji. Tokoh mancanegara Rembarndt , Van Rajin Belanda 2 Gaya Refresentatif Berasal dari kata deformasi yang berarti perubahan bentuk. Contoh Bentuk alam yang dirubah sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk yang baru. Yang tergolong gaya deformatif 1 Surealisme Berasal dari kata SUR yang melebih-lebihkan , kata REAL nyata , ISME Gaya atau aliran. Jadi Surealisme adalah aliran yang penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan bahkan seperti alam mimpi. Tokoh Nusantara Ivan Sagito , Tokoh Mancanegara Salvador Dali 2 Impresionisme Ide teknis dari aliran ini ialah berusaha menangkap cahaya matahari yang ditimbulkan dari warna dan efek cahaya yang dituangkan dalam kanvas Berasal dari kata IMPRESION kesan sesaat , ISME gaya atau aliran. Jadi Impresionisme adalah aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai Dengan objek yang dilukis. Aliran ini lahir di perancis oleh kaum Barbeson hari minggu. Tokoh Nusantara Sudjojono Tokoh Mancanegara Cloude Monet , Paul Cezane , George Seurat, Paul G 3 Ekspresionisme Berasal dari kata EXPRESSION ungkapan jiwa yang spontanitas , ISME Gaya atau aliran . Jadi Ekspresionisme adalah aliran seni rupa yang sesuai perasaan si pelukis secara spontan Tokoh Nusantara Affandi Tokoh Mancanegara Vincent Van Gogh 4 Kubisme Berasal dari kata KUBUS bidang atau bentuk persegi empat , ISME gaya atau aliran. Jadi Kubisme adalah aliran seni rupa yang berbentuk bidang / segi empat atau bentuk dasarnya kubus. 3 Gaya Non Refresentatif Abstrak Adalah suatu bentuk yang sukar dikenali , karena karya seni rupa abstrak berupa susunan garis, bentuk, warna dan terbebas dari alam. Bapak pelukis abstrak dari Rusia adalah Wassily Kandinsky turunan Jerman , Tokoh Nusantara Amri Yahya, Fajar Sidik Tokoh Mancanegara Paul klee, Jakson Pollock 3. Post Modern Adalah gaya seni rupa pasca atau sesudah modern , lebih bebas dan cinderung tidak memiliki aturan . Tokoh Mancanegara Andy Warhol Amerika Perkembangan budaya masyarakat dunia seni rupa mengalami perkembangan gaya Ciri-ciri seni rupa 1 Tradisional – Memiliki ciri ornamental 2 Modern – Memiliki ciri penyederhanaan bentuk maka seni rupa bersifat sederhana 3 Posmo – Memiliki ciri perpaduan antara penyederhanaan bentuk dan ornamental lebih bebas, tidak memiliki aturan Neo-Klasisisme Paham dalam seni lukis yang mengangkat kembali karya seni zaman Yunani dan Romawi klasik. Tokohnya adalah Jaques – Louis David dari Prancis. Karya-karyanya antara lain Oath of Horatil dan The Death of Socrates. Ciri-ciri aliran neo-klasisisme Bertema cerita lingkungan istana yang cenderung dilebih-lebihkan. Bergaya naturalis baik bentuk, anatomi dan proporsinya. Tampilan bentuk yang simetris, seimbang dan harmonis. Pewarnaan terang, selaras, serasi dan seimbang. Tampak ada kesan ruang dan perspektif. Terikat dengan aturan nilai-nilai intelektual akademis. Romantisme Aliran seni rupa yang penggambarannya mengandung kisah kehidupan manusia atau binatang. Romantisme menentang paham neo-klasik karena tidak sesuai dengan keadaan perang saat itu. Aliran ini menganggap aliran neo-klasik terkesan tenang, kaku dan membual. Ciri-ciri aliran romantisme Terkandung cerita yang dahsyat dan cenderung emosional. Temanya fantastis, mengenal kepahlawanan purba. Menggunakan warna kontras. Adanya kesan gerak dan dinamis. Lebih menyentuh perasaan. Penonjolan perilaku dan karakter manusia secara berlebihan. Pelukis mancanegara yang menganut paham ini antara lain Theodore Gericauld, Eugene Delacroix Prancis, dan Joseph Turner Inggris. Sedangkan pelukis-pelukis nusantara yang bergaya romantisme adalah Raden Saleh Syarif Bustaman, pelukis dan perintis seni lukis modern Indonesia. Karya-karyanya banyak dipengaruhi gaya Delacroix. Naturalisme Aliran yang melukiskan keadaan alam yang sebenarnya seperti pemandangan alam yang indah. Ciri-ciri aliran naturalisme Tidak ada batasan garis benda, bentuk terjadi oleh terang gelap karena penyinaran. Sudah menggunakan perspektif dan proporsi terutama dalam melukis model manusia dan binatang. Pewarnaan sesuai dengan warna alam. Pelukis mancanegara yang mempelopori gaya ini adalah Theodora Rousseu, Julis Dupre, Charles Prancois Daubighy, Claude, Constable, Jean B. Camillet, Thomas Gainsborough dan John Constable. Sedangkan pelukis nusantara yang bergaya ini adalah Abdullah Suryosubroto, Basuki Abdullah, Wakidi, Prigadi, S. Sudjojono, Wahdi Sumanta dan Rustamaji. Realisme Aliran yang melukis keadaan sesuai dengan kenyataan. Pencetus aliran ini adalah Gustave Coubert. Objek realis selalu menampilkan figur-figur rakyat biasa dalam lukisannya. Seniman yang mendalami aliran ini lebih sensitif dan peduli terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. beberapa seniman realisme mancanegara adalah Honored Daumier, Jean-Franscois Millet, Fransisco de Goya dan Gustave Coubert. Seniman realisme nusantara adalah Trubus, Dullah dan Dede Eri Supria. Impresionisme Aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan ketika objek tersebut dilukis. Dalam proses melukis, aliran ini mengutamakan pantulan cahaya pada objek. Cahaya yang terpancar dari objeklah yang dituangkan ke dalam lukisan. Tokoh-tokoh mancanegara dalam aliran ini adalah Claude Monet, Edgar Degas, Auguste Renoire dan Sisley S. Sudjojono termasuk pelukis nusantara beraliran ini. Post-Impresionisme dan Pointilisme Aliran ini dipengaruhi adanya penemuan teori warna spektrum warna oleh Issac Newton. Temuan tersebut megilhami Paul Signag dan Camille Pissaro melukis menggunakan titik-titik warna yang saling berdekatan yang akan menghasilkan warna baru. Beberapa tokoh dalam aliran ini adalah George Seurat dengan lukisan titik-titiknya pointilisme, Vincent van Gogh dengan teknik garis warna yang pendek-pendek dan Paul Cezanne dengan objek-objek tiga dimensi yang dilukis menjadi bidang-bidang. Ekspresionisme Aliran yang mengutamakan pencurahan emosi pelukisnya, sehingga aspek warna, bentuk dan ruang sesuai dengan perasaan sang pelukis seperti perasaan sedih, marah dan rasa takut. Ciri khas aliran ini adalah ekspresi warna dan goresan garis yang kuat. Tujuan aliran ini adalah mengungkapkan emosi hasil pengolahan-pengolahan panca indera dan jiwa ke dalam karya lukisan. Beberapa seniman mancanegara yang menganut aliran ini adalah Vicent van Gogh bapak ekspresionisme, Paul Gauguin, Emil Nolde, Karl Schmidt, Mondesohn, Leo Getsel, Sluyters, Henry Jonas, Franz Marc, Edvard Munch, dan Munter. Di Indonesia, tokoh-tokohnya adalah Affandi, Hendra Gunawan, Djoko Pekik dan Popo Iskandar. Fauvisme Aliran yang sejalan dengan ekspresionisme yang ditandai dengan warna-warna kontras dan lukisannya cenderung bersifat agresif, dengan sapuan warna ekspresif mencolok mata, tidak natural dan sapuan kuasnya kasar. Dasar aliran ini adalah kecintaan dalam membuat suatu karya lukis. Seniman yang beraliran ini akan melukis apa saja yang mereka sukai, memberi warna kesukaannya dan ada yang memberi garis pada karyanya. Fauvisme merupakan dasar seni abstrak yang meuncul di kemudian hari. Seniman yang mengikuti aliran inia dalah Henri Matisse, Andre Derain, Maurice de Vlaminck, Valtat, Friesz, Van Dongen dan Rousult. Kubisme Aliran yang melukiskan objek yang berada di alam berdasarkan bentuk geometris. Aliran ini dipelopori oleh Pablo Picasso Spanyol dan George Braque Prancis. Aliran ini sangat memengaruhi pelukis-pelukis Indonesia, seperti But Mochtar, Fajar Sidik, Srihadi Sudarsono, Ida Hajar dan Mochtar Apin. Surealisme Aliran yang melukiskan tentang alam mimpi dan khayalan. Karya yang ditampilkan merupakan hasil perpaduan dunia nyata dengan dunia maya. Aliran ini melahirkan karya yang bersifat fantasi. Tema yang diangkat adalah manusia, binatang dan alam yang dilukis secara aneh. Tokoh aliran ini dari mancanegara, antara lain Salvador Dali, Max Ernst, Odilon Redon, Marc Cagall, Andre Masson, dan Joan Miro. Seniman Indonesia yang menganut aliran inia dalah Ivan Sugito, Gusti Putu Saderi dan Abdul Rahman. Futurisme Aliran yang melukiskan aspek gerak dan kecepatan menjadi konsep dasar, misalnya pengulangan bentuk dengan warna yang terkontrol baik dan rapi sehingga terkesan gerakannya maju. Tema yang diangkat seperti kerusuhan, peperangan dan pesta. Tokoh-tokohnya antara lain Umberto Boccioni, Carlo Carram Filippo Tommaso Marinetti, Luigi Russolo, Giacomo Balla dan Gino Severini. Ekspresionisme Abstrak Aliran yang berakar pada aliran abstrak. Lukisan abstrak karya Wassily Kandinsky merupakan salah satu unsur yang memengaruhi lairan ini, dengan munculnya bentuk-bentuk yang murni dan tidak terdapat di alam. Tokoh-tokoh aliran ini adalah Mark Ruthko, Willem de Kooning dan Jakson Pollock. Konstruktivisme Aliran yang berbentuk tiga dimensi yang abstrak dengan teknik mengkonstruksi bahan-bahan modern berbentuk geometris. Tokoh-tokoh aliran ini Naum Gabo, Alexander Rochdenko dan Vlander Tatlin. Dadaisme Aliran seni yang seolah-olah menampakkan diri sebagai gerakan anti seni. Aliran ini muncul karena kekecewaan para seniman atas meletusnya Perang Dunia I. Ciri-ciri aliran ini antara lain cenderung mencerminkan kekerasan, kekasaran, serba aneh dan sering memutarbalikkan kenyataan. Contohnya adalah peniruan lukisanMona Lisa yang dibubuhi kumis karya Marcel Duchamp. Tokoh-tokoh aliran inia dalah Marcel Duchamp, Tristan Tzara, Hans Arp, Paul Klee, Max Ernst, Marcel janco, Francis Picabia dan Kurt Schwitters. Pop Art Singkatan dari Popular Art, sering disebut sebagai seni pop atau seni untuk masa kini. Aliran ini merupakan reaksi terhadap lingkungan seni, sosial dan kebudayaan pada tahun 1950-an. Seniman yang berkarya tidak terikat oleh aturan-aturan atau paham yang telah ada sebelumnya. Mereka cenderung menghadapi situasi zamannya. Media yang digunakan adalah memanfaatkan barang bekas, seperti kaleng bekas minuman yang dijadikan objek lukisan, gambar iklan di koran, potret orang terkenal, dll. Bentuk karya pop-art antara lain berupa karya cetak, lukisan, kolase, patung, dll. Tokoh-tokoh aliran ini yang terkenal antara lain Jasper Johns, Roy Lichtenstein, Tom Wasselman, Claes Odenburg, Richard Hamilton dan Andy Warhol. Op Art Optik Art Sebuah aliran yang muncul pertama kali di New York pada 1960. Unsur yang dipakai adalah bentuk geometris yang diulang-ulang atau garis yang diatur rapi dan terperinci sehingga memberi kesan seperti teka-teki garis yang menarik pandangan dari satu sudut ke sudut lain. Tokoh-tokoh aliran ini antara lain Victor Vasarely, Yaacov Agam, Richard Anuszkiewiez, Bridget Riley dan Yulian Stanczak.

aliran seni rupa murni mancanegara